Hubungan obesitas dengan kejadian osteoartritis

HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN OSTEOARTRITIS LUTUT DI RSUP DR

Soeroso, ; Misnadiarly, Selain itu, faktor ekonomi, psikologi dan sosial juga berpengaruh besar pada penderita osteoartritis, keluarga serta lingkungannya. Obesitas pada penelitian ini diukur dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh. Laju rasio prevalensi dari jumlah kasus osteoartritis berdasarkan kategori pekerjaan dan jenis kelamin yang diamati O dan diprediksi E.

Obesitas dalam penelitian ini dikategorikan menjadi dua, yaitu pre obesitas dengan indeks massa tubuh antara 23 sampai 24,9 dan obesitas dengan indeks massa tubuh lebih dari sama dengan Jika syarat uji Chi Square tidak terpenuhi maka uji alternatifnya yaitu uji KolmogorovSmirnov.

Hubungan antara obesitas dengan kejadian osteoartritis lutut berdasarkan letak sisi pada penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu Unilateral dan Bilateral. Pada osteoartritis lutut ringan mempunyai skor antara 1 sampai 4. There is a significant association between obesity and the incidence of osteoarthritis of the knee.

Haq, Berdasarkan uraian diatas, menarik kiranya diadakan penelitian tentang hubungan obesitas dengan osteoartritis lutut di RSUP Dr.

HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN OSTEOARTRITIS

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi terkuat untuk terjadinya osteoartritis, terutama pada sendi lutut. Kariadi Semarang selama bulan Oktober sampai Desember This type of study is an analytical survey study with cross sectional approach.

Risiko yang paling besar ditemukan pada kelompok yang bekerja dengan aktivitas berjongkok atau berlutut lebih dari 30 menit sehari. Pekerjaan dengan posisi berlutut berkaitan dengan kejadian osteoartritis lutut baik pada perempuan dan laki-laki.

Distribusi osteoartritis grup ini berdasarkan lokasinya mirip pada keseluruhan pasien perempuan di populasi namun pada grup ini dilaporkan disabilitas yang terjadi lebih berat terutama pada osteoartritis panggul dibandingkan semua jenis pekerjaan lain.

Pengolahan dan Analisis data dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara obesitas Jurnal Kedokteran Muhammadiyah Volume 1 Nomor 2 Tahun 81 dan osteoartitis lutut dengan menggunakan uji Chi Square. Wahyuningsih, Selain itu, diperoleh kesimpulan yang sama pada penelitian yang dilakukan oleh Suseno di Rumah Sakit Kota Malang dengan objek penelitian usia dewasa dan usia lanjut.

Besar sampel minimal dalam penelitian ini adalah 38 orang dengan teknik consecutive sampling. Suseno, Menurut organisasi kesehatan dunia World Health Organizationprevalensi penderita osteoartritis di dunia pada tahun mencapai ,4 juta jiwa dan 27,4 juta jiwa berada di Asia Tenggara.

Tabel 6. Demikian juga peningkatan risiko osteoartritis progresif tampaknya akan terlihat pada seseorang yang kelebihan berat badan dengan penyakit pada bagian tubuh tertentu. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah pasien yang didiagnosis osteoartritis lutut dan bersedia mengikuti penelitian.

Kejadian osteoartritis lutut diukur dengan menggunakan kuesioner Indeks Lequesne. Hasil dari uji Chi Square didapatkan p value 0, WHO, Prevalensi osteoartritis di Indonesia sampai saat ini belum ada laporan yang jelas.

Kategori selanjutnya urutan ke 10 adalah petani, pekerja agrikultur dengan prevalensi OA yang hampir selalu tiga kali lipat dari studi populasi dengan hasil yang hampir sama antara laki-laki dan prempuan.

Interpretasi hasil kuesioner Lequesne dikategorikan menjadi lima. WHO, Prevalensi osteoartritis di Indonesia sampai saat ini belum ada laporan yang jelas.

Kariadi Semarang periode oktober-desember Kata kunci: Sama seperti halnya pada populasi wanita, prevalensi yang tingggi terjadi pada para pekerja swasta mandiri daripada karyawan. Sampel pada penelitian ini diambil dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi.

Obesity is a modifiable risk factor for the occurrence of osteoarthritis of the strongest, especially in the knee joint. Osteoarthritis or degenerative joint disease is a joint disorder that is often found in people who started at the age of information.

Obesitas dalam penelitian ini dikategorikan menjadi dua, yaitu pre obesitas dengan indeks massa tubuh antara 23 sampai 24,9 dan obesitas dengan indeks massa tubuh lebih dari sama dengan Wahyuningsih, Selain itu, diperoleh kesimpulan yang sama pada penelitian yang dilakukan oleh Suseno di Rumah Sakit Kota Malang dengan objek penelitian usia dewasa dan usia lanjut.

Pengambilan data menggunakan kuesioner, wawancara serta pengukuran berat badan dan tinggi badan. Pada osteoartritis lutut berat mempunyai skor antara 8 sampai Pada laki-laki aktivitas sebagai pekerja konstuksi bangunan merupakan pekerjaan dengan risiko osteoartritis paling besar diantara pekerjaan laki-laki lainnya.

Setengah dari berat badan seseorang bertumpu pada sendi lutut selama berjalan.

Contoh Skripsi Kedokteran:Hubungan Antara Obesitas Dengan Kejadian Osteoartritis Lutut Pada Lansia

There is a significant association between obesity and the incidence of osteoarthritis of the knee. Kejadian osteoartritis lutut diukur dengan menggunakan kuesioner Indeks Lequesne.

Osteoartritis lebih banyak terjadi pada sendi yang menopang badan, terutama sendi lutut. Osteoarthritis occurs more frequently in joints that support the body, especially the knee joint.Hasil analisis hubungan antara obesitas dengan kejadian osteoartritis lutut unilateral dan bilateral didapatkan bahwa dari 40 responden yang berada pada pre obesitas yang mengalami osteoartritis lutut sedang sebanyak 6 orang (60%), osteoartritis lutut berat sebanyak 4 orang (40%), sedangkan pada obesitas yang osteoartritis lutut sedang sebanyak 2 orang (6,7%), osteoartritis lutut berat.

Tabel 2 Hubungan Obesitas dengan Kejadian Osteoartritis Lutut Unilateral Obesitas Kejadian Pre Obesitas Total OA Lutut Obesitas n(%) n(%) n(%) Sedang 5 (71,4) 1 (5,9). Pekerjaan berkaitan dengan gerakan repetitif dan atau membawa beban berat yang berkaitan dengan kejadian osteoartritis di tempat tertentu.

Pekerjaan dengan posisi berlutut berkaitan dengan kejadian osteoartritis lutut baik pada perempuan dan laki-laki. Risiko yang paling besar ditemukan pada kelompok yang bekerja dengan aktivitas berjongkok atau berlutut lebih dari 30 menit sehari.

kejadian osteoartritis dengan obesitas menggunakan metode pengukuran body mass index (BMI) yang ditunjukkan dengan nilai signifikasi (p) Kesimpulan. i SKRIPSI HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN OSTEOARTRITIS (SENDILUTUT) PADA USIA LANJUT DI POLI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT PARU SURABAYA Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Keperawatan (S.

Kep). Obesitas merupakan salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi terkuat untuk terjadinya osteoartritis (OA), terutama pada sendi lutut. Setengah dari berat badan seseorang bertumpu pada sendi lutut selama berjalan. Berat badan yang meningkat akan memperberat beban elbfrollein.com: Skripsi.

Hubungan obesitas dengan kejadian osteoartritis
Rated 3/5 based on 10 review